Kelebihan yang Didapat Jika Membeli Mobil Secara Online dari Situs Jual Beli Mobil





Kecanggihan teknologi komputer dan informasi telah mengantarkan manusia pada berbagai kemudahan dengan sarana internet. Salah satunya adalah lahirnya trend jual beli online dimana penjual dan pembeli tidak harus bertemu secara langsung untuk melakukan transaksi. Saat ini sudah banyak situs jual beli barang yang bisa Anda unduh dari play store ataupun menggunakan sosial media dan website. Bukan hanya barang kecil dan murah saja, namun Anda bisa menemukan situs jual beli mobil baik mobil baru maupun bekas yang menjual berbagai jenis dan seri mobil untuk Anda peminat dari berbagai penjuru tanah air.

Pastinya banyak orang meragukan kredibilitas dari situs penjualan mobil dewasa ini. wajar saja, karena harga mobil yang mahal dan hal ini masih terbilang baru di masyarakat, sehingga masih banyak yang menyangsikan untuk melakukan pembelian mobil secara online. Ditakutkan pemilik situs tidak mengirimkan mobil yang sudah dibeli atau dipesan setelah pembeli mentransfer uang pembeliannya. Atau kekhawatiran lain adalah bahwa situs tersebut hanya bertujuan untuk mengambil data masyarakat saja untuk dijual kembali ke pihak-pihak lainnya. kekhawatiran tersebut memang bisa menjadi kenyataan jika Anda tak memilih situs penjualan mobil yang terpercaya sehingga masuk dalam jaringan penipuan.

Bagi Anda yang ingin membeli mobil baru atau bekas dan ingin memanfaatkan cara baru beli mobil yaitu melalui pembelian secara online, pilihlah situs terpercaya dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki alamat domain tetap dan berbayar.
  • Mencantumkan alamat, nomer telepon yang jelas dan dapat dihubungi setiap saat.
  • Bekerja sama dengan banyak pihak termasuk perusahaan leasing untuk akses pembayaran kredit, sarana melakukan pembayaran cash seperti mini market dan bank transfer ke nomer rekening atas nama perusahaan pemilik situs.
  • Memiliki banyak testimoni positif.
Selain membeli dari situs penjualan mobil khusus, Anda juga bisa mencari di situs jual beli barang online dimana didalamnya terdapat kategori kendaraan. Cara ini lebih aman terutama pada situs marketplace yang sudah populer dan terpercaya.

Dengan membeli mobil secara online di situs yang terpercaya, Anda akan mendapatkan kelebihan, diantaranya:

  • Anda dapat mengakses situs dari mana saja dan kapan saja tak mengenal waktu dan hari libur.
  • Lebih hemat biaya karena ongkos transportasi ke showroom dapat digantikan dengan biaya kuota yang lebih terjangkau.
  • Hemat waktu karena Anda bisa mencari seri kendaraan yang diinginkan di satu situs saja yang memiliki koleksi berbagai seri mobil.
  • Situs penjualan mobil yang baik memiliki banyak cara pembayaran seperti bank transfer, mini maret hingga kartu kredit untuk memudahkan Anda bertransaksi.
  • Menerima pembelian secara kredit bekerja sama dengan perusahaan leasing ternama di Indonesia sehingga Anda tak perlu susah payah ke kantor leasing terlebih dahulu.
  • Bukan hanya menyediakan pilihan mobil untuk dibeli, situs penjualan mobil juga kerap memberikan informasi mengenai dunia otomotif yang Anda butuhkan.
Kini bukan saatnya untuk takut terhadap perubahan zaman namun memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan Anda. pilihlah situs jual beli mobil terpercaya dan lakukan pembelian mobil online baik secara kredit maupun tunai dengan cepat. Setelah proses administrasi selesai, mobil akan langsung dikirimkan ke alamat Anda sesuai dengan yang diinformasikan pada website. Dengan membeli secara online, Anda akan mendapatkan keuntungan-keuntungan dari segi waktu, biaya dan tenaga.

Penderita Lupus Bisa Hamil, Ini Dampak yang Mungkin Terjadi



Meski lupus merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa diderita oleh semua jenis kelamin, namun lupus lebih banyak diderita oleh perempuan. Bahkan lebih parahnya penyakit ini sering menyerang wanita di masa produktif. Meski penderita lupus bisa hamil, namun ada beberapa dampak yang bisa mungkin terjadi. Baik bagi ibu hamil maupun janin dalam kandungan.
Keguguran

Meski penderita lupus bisa hamil, namun hal ini juga ikut meningkatkan risiko keguguran yang mungkin terjadi selama masa kehamilan. Risiko ini akan semakin terjadi ketika memasuki trimester pertama. Menurut sebuah data, ada sekitar 10% wanita penderita lupus yang mengalami keguguran. Jadi pastikan Anda lebih berhati-hati menjaga kandungan ya.

Sindrom Antiphospholipid Antibody
Selian keguguran, beberapa kemungkinan yang mungkin terjadi selama masa kehamilan adalah sindrom antiphospholipid antibody. Sindrom antiphospholipid antibody merupakan kondisi di mana terjadi penggumpalan darah di area plasenta yang mampu menyebabkan plasenta tidak berfungsi. Kondisi ini tentu akan membuat perkembangan janin menjadi terhambat.

Preeklamsia
Wanita hamil yang menderita lupus juga berisiko mengalami preeklamsia. Pada umumnya kondisi yang satu ini ditandai dengan tekanan darah yang tinggi dan adanya kandungan protein dalam urine. Biasanya komplikasi ini bisa terjadi ketika usia kehamilan sudah mulai menginjak 20 minggu.

Mengalami Flare Lupus
Sebenarnya apa sih flare lupus itu? Flare lupus merupakan tanda dan gejala di mana penyakit lupus semakin memburuk. Pada umumnya kondisi yang satu ini ditandai dengan pembengkakan di salah satu bagian tubuh dan kulit yang memerah. Jadi jika Anda menemukan indikasi ini selama masa kehamilan, pastikan untuk segera periksakan diri ke dokter.

Neonatal Lupus
Neonatal lupus merupakan gejala penyakit lupus yang dialami oleh bayi baru lahir. Biasanya bayi baru lahir tersebut akan mengalami kulit yang memerah, kekurangan darah, hingga gangguan fungsi hati. Pada umumnya sebagian besar gejala ini akan mulai terjadi pada bayi yang mulai menginjak usia 18 hingga 24 minggu.

Apakah Bayi Tersebut Berisiko Terkena Lupus di Masa Datang?


Hal yang satu ini tentu menjadi salah satu kecemasan setelah melahirkan bayi dengan normal. Apakah penyakit lupus juga akan menurun pada anak? Risiko timbulnya penyakit lupus memang semakin besar jika ada anggota keluarga yang pernah menderitanya. Menurut penelitian keluarga yang terkena lupus meningkatkan risiko 20 kali lebih besar.

Meski demikian hal ini bukanlah jaminan, jadi tak perlu berkecil hati. Pasalnya masih ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena lupus. Jadi pastikan Anda lebih peka dan memperhatikan kondisi bayi Anda.

Meski penderita penyakit lupus bisa hamil, namun ada beberapa risiko yang mungkin terjadi pada ibu hamil dan janin dalam kandungan. Untuk itu, pastikan Anda selalu rutin melakukan check up ke dokter. Selain itu, Anda juga harus lebih waspada terhadap gejala dan komplikasi yang mungkin saja terjadi sama masa kehamilan.